Tampilkan postingan dengan label BAYI ; ANAK-ANAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAYI ; ANAK-ANAK. Tampilkan semua postingan

Saat Bayi Terkena Diare Kronik

 Saat Bayi Terkena Diare Kronik  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda









Diare kronik (lebih dari 14 hari) memang masih sulit diatasi, karena penyebabnya bermacam-macam. Antara lain infeksi (bakteri, parasit, atau jamur), intoleransi laktosa, alergi susu sapi, malabsorpsi (gangguan penyerapan zat gizi), atau karena antibiotik. Maka sebaiknya anak dibawa ke dokter anak yang mendalami bidang gastroenterology. Di sana ia akan menjalani beberapa pemeriksaan:
  • Analisis tinja untuk menilai adanya intoleransi laktosa.
  • Kultur tinja untuk mencari mikroorganisme penyebab inmfeksi usus.
  • Menghindari susu sapi untuk mengecek kemungkinan alergi susu sapi.
  • Pemeriksaan lain sesuai kecurigaan penyebab diare kronik

Bantu Matanya Melihat Dengan Baik

Bantu Matanya Melihat Dengan Baik Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Mata bayi mengalami perkembangan bertahap hingga akhirnya bisa melihat obyek dengan jelas. Penuhi kebutuhan bayi untuk mengembangkan indera penglihatannya melalui kegiatan dan dukungan sesuai tahap perkembangan matanya. 

Ketika bayi membuka matanya untuk pertama kali, semua yang disekelilingnya masih tampak samar. Sampai usia sekitar 3 bulan, meski jarak pandangnya makin luas, bayibelum mampu memfokuskan kedua matanya pada satu objek. Baru setelah memasuki usia sekitar 8 bulan, bayi mampu melihat segala sesuatu dalam persepsi 3 dimensi secara sempuna.
Gaya Asuh Berdasarkan Shio
Masyarakat Cina, atau mungkin Anda percaya, bahwa shio memiliki efek terhadap karakter dan kepribadian anak, sehingga perlu cara dan 'perlakuan khusus' dalam mengasuhnya. Bagaimana mengasuh anak bershio Kambing, Ayam, atau Tikus? Cek shio balita dan pola asuh yang disarankan, menurut ajaran Cina.
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Semua orang tertarik pada anak bershio Ayam, sebab fisik dan gerak-geriknya menggemaskan. Gaya bicaranya pun memikat! Kelebihan lainnya adalah dikaruniai otak cerdas, sehingga mudah menyerap apa yang diajarkan dan cepat mengerti situasi. Di sekolah, mereka menonjol di kalangan teman sebab cara berpikirnya dalam dan detail. Ketika memilih pakaian dan sepatu, Ayam kecil rewel karena mereka suka tampil gaya dan beda. Mana mau barang standar! Si Ayam ingin barang-barangnya unik dan lucu! 

Tips pengasuhan:
(1) Ajarkan untuk tak selalu menilai orang dari penampilan fisik,  tapi juga dari pemikiran, hati, dan budi yang baik. (2) Ajak lebih sering berdoa dan beribadah, agar instingnya bisa membedakan mana yang baik dan terselubung. (3) Beri aktivitas dan kursus yang mengasah otak, misalnya Kumon, sebab ia menonjol dalam analisa pemikiran. (4) Jangan kabulkan terus permintaannya, ajarkan ia hidup wajar dan sederhana. (5) Ajarkan bahwa ‘di atas langit masih ada langit,’ agar tidak sombong dan tampil lebih baik lagi. 

sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Balita/Tips/gaya.asuh.berdasarkan.shio/001/005/1688/2
Gaya Asuh Berdasarkan Shio
Masyarakat Cina, atau mungkin Anda percaya, bahwa shio memiliki efek terhadap karakter dan kepribadian anak, sehingga perlu cara dan 'perlakuan khusus' dalam mengasuhnya. Bagaimana mengasuh anak bershio Kambing, Ayam, atau Tikus? Cek shio balita dan pola asuh yang disarankan, menurut ajaran Cina.
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Ayahbunda.co.id Tips
Tenang, diam, tidak banyak bicara, namun pendendam,  itulah karakter yang melekat pada anak bershio Ular.  Apalagi jika ia disakiti atau dilecehkan!  Hal baiknya, anak shio ular memiliki kemampuan dan keahlian terpendam. Tinggal diasah sedikit, ia bisa melejit. Daya  pikir serta analisanya baik, sehingga ia paling suka diajak berpikir serius dan jauh ke depan. Coba ajak dia bermain imajinatif! Pasti daya khayalnya hebat. Kadang-kadang  anak ular terlihat lebih dewasa daripada usianya. Penampilan luarnya kurang dinamis dan monoton, padahal di dalam kreatif dan unik.  Ular memiliki potensi menjadi orang besar dan berarti bagi masyarakat. Kendalanya, anak ini agak susah bergaul.

Tip pengasuhan:
(1) Cari tahu dan pahami sikap diam dan tenang anak. Jangan sampai ia diam karena sebetulnya malas bicara dengan Anda kecewa terhadap sesuatu.  (2) Komunikasi dengannya sesering mungkin, untuk melatih kemampuan berkomunikasi. Ia perlu “dipancing” bicara oleh orang-orang di sekitarnya. (3) Ajarkan anak melihat sesuatu dengan logika dan perasaan, tidak melulu perasaan. 


sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Balita/Tips/gaya.asuh.berdasarkan.shio/001/005/1688/2

7 Keajaiban Balita

Ada sejuta ulah anak balita. Ayahbunda pilihkan 7 yang paling ajaib, beserta rahasia di baliknya.
  1. Penjelajah Ulung. Semua benda di rumah menjadi obyek penjelajahan dan sasaran rasa ingin tahu balita. Bahkan barang-barang yang tanpak “tak bermutu”, seperti kotak sabun, plastik bekas, dan botol air mineral, dianggapnya harta karun.
  2. Meniru. Orang yang lebih besar, entah itu ayah, ibu, atau kakak, adalah panutan balita. Sebagai “fans berat”, ia akan meniru segala sesuatu yang dilakukan idolanya. Entah itu menggosok gigi, menyisir rambut, memakai lipstik, bahkan bercukur!
  3. Main Pura-Pura. Bukan hanya sibuk menjelajahi dunia luar, balita juga asyik menjelajahi alam pikirannya sendiri. Inilah saatnya dia bermain dengan imajinasi. Jangan buang kardus bekas pembungkus barang elektronik, karena itu bisa menjadi bahan pembuat kapal perang atau kereta kencana.
  4. Hobi mengulang-ulang. Balita bisa minta dibacakan buku cerita yang sama 350 kali tanpa bosan sedikit pun. Atau, menceritakan lelucon yang sama berulang kali sembari tertawa terbahak-bahak. Padahal, telinga Anda sudah merah lantaran mendengarnya berulang-ulang.  
  5. Melompat-lompat. Jangan heran bila balita menjadikan berbagai macam benda landasan melompat; kasur, lantai, paving-block di taman, hingga anak tangga!
  6. Menemukan kata-kata baru. Bruk! Dor! Gedebuk! Wuss! Coba ucapkan kata-kata itu di depan bayi. Pasti dia tersenyum. Kalau diucapkan di depan balita? Dia bisa tertawa terbahak-bahak sampai berguling-guling di lantai.
  7. Bertanya terus. Pertanyaan yang diajukan terus tanpa kenal lelah, ciri khas balita dari belahan dunia mana pun. Mulai dari pertanyaan kritis dan membuat kita takjub. 
sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Balita/Psikologi/7.keajaiban.balita/001/007/1058/2

Otak Bayi Berkembang Saat Tidur

Tidur bagi bayi bukanlah kegiatan sia-sia! Tapi berpengaruh terhadap kesehatan, konsentrasi, emosi dan kecerdasannya.
Saat menggendong bayi, mengayun-ayunnya agar tertidur, Anda akan melihat  secara perlahan kelopak matanya terututup, namun bergerak-gerak. Kaki dan tangannya kadang  bergerak seperti terkejut. Sesekali ia menyunggingkan senyum. Sementara napasnya tidak teratur. Saat itulah bayi sedang memasuki tahap tidur aktif atau rapid eye movement (REM).  Bayi menggunakan 50% persen tidurnya pada tahap ini, sedangkan orang dewasa 20%.

Otak berkembang. Dalam buku “Healthy Sleep Habits, Happy Child,” Marc Weissbluth menulis, tidur  REM dapat membantu mengarahkan perkembangan otak bayi di awal kehidupan. Saat itu otak mengembangkan sinapsis, yaitu koneksi penting yang memungkinkan manusia belajar, bergerak, berpikir dan mengembangkan berbagai keterampilan baru.

Hormon pertumbuhan. Saat tidur kadar hormon pertumbuhan juga tinggi. Hormon pertumbuhan ini tugasnya adalah menstimulasi pertumbuhan tulang dan jaringan. Selain itu  membantu memperbaiki dan memperbarui sel-sel kulit, sel darah dan sel saraf otak. “Kemampuan kognitif, mental, emosi dan konsentrasi juga dibangun saat tidur. Itu sebabnya tidur yang berkualitas sangat dibutuhkan.

Rahasia Bahasa Tubuh Bayi

Tak hanya dengan tangisan, bayi juga bisa bicara dengan bahwa tubuhnya. Cari tahu artinya di sini.
  • Kaki mendenang antusias, senang. Letakkan bayi di pangukan Anda, dan bernyanyilah. Jangan abaikan, karena dia bisa menangis karena tak mendapat perhatian Anda.
  • Memilin rambut membuat nyaman diri sendiri, karena gerakan ini menenangkan sistem saraf pusat. Artinya, bayi ANda sedang merasa gelisah menghadapi lingkungannya, mungkin karena pengasuhnya masih baru. Biarkan saja bayi melakukannya, karena ini salah satu caranya untuk membuat dirinya nyaman. Anda juga bisa mengajakanya bicara misalnya: “Ada suster baru, kamu belum kena, ya? Ngap apa-apa kok.”
  • Meringkuk dia sedang sedih. Bila disertai rewel, ia ingtin berkata, “Aku capek, tolong dong tenangkan aku.” Gendonglah bayi dan mengayun-ayunnya. Bila ta bisa ditengkan, bisa juga berarti dia sakit perut atau mual. Bawa ke dokter.

8 Kemampuan Mengagumkan Dari Otak Bayi

8 Kemampuan Mengagumkan Dari Otak Bayi

Bayi mungkin terlihat kecil dan tidak dapat berbicara dengan orang dewasa, tetapi bayi membuktikan bahwa mereka memiliki kepintaran dan kemampuan otak yang luar biasa. Setidaknya ada 8 kemampuan mengagumkan dari otak bayi. Apa saja? Inilah 8 kemampuan otak bayi yang mengagumkan :
1. Tahu siapa yang menjadi bos
Sejak usia 10 bulan, bayi sudah bisa memahami hierarki sosial. Ketika ditunjukkan adegan kartun yang menampil sosok bertubuh besar dan kecil yang sedang berinteraksi, bayi akan mengerti bahwa sosok yang besar adalah bos.Temuan ini telah diterbitkan pada Januari 2011 di jurnal Science, yang menunjukkan bahwa bayi memahami hierarki sosial dan tahu ukuran yang dapat menentukan siapa yang bertanggung jawab.
2. Mengerti mood dan emosi
Meski bayi belum bisa berbicara, ia akan tahu ketika Anda merasa sedih. Bayi usia 5 bulan dapat akurat membedakan nada suara optimis dan suram, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Neuron tahun 2010.
3. Terlahir untuk menari
Berbicara tentang musik, bayi tidak bisa menolaknya. Telinga mereka tak hanya disetel dengan ketukan, bayi sebenarnya juga bisa menari dengan birama, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal Proceeding of National Academy of Sciences tahun 2010.Bayi-bayi akan mengerakan lengan, tangan, kaki, torso dan kepala lebih banyak dalam menanggapi musik daripada berbicara.

10 tahap penting perkembangan bayi

Gerakan bayi baru didominasi oleh gerak refleks. Dengan berkembangnya sistem saraf, di usia 2 bulan gerakan refleksnya berkurang, dan kemampuan kognitif serta sosial bayi berkembang pesat. Berikut ini 10 tahap perkembangan penting bayi  Anda:   

1. Tengkurap (usia 3 - 4 bulan). Tengkurap terjadi ketika bayi berhasil bertumpu pada perutnya dan bertahan pada posisi tersebut beberapa saat. Anak tengkurap diawali dengan kemampuan memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri, lalu ia belajar berguling di usia 1,5 – 2 bulan. Bayi Anda belajar tengkurap pertama kali pada satu sisi, dilanjutkan di sisi lain, kemudian berbalik lagi. Ketika mencapai usia 3-4 bulan, saat otot lehernya semakin kuat  ia dapat berbaring telentang dengan memandang lurus ke depan. Lengan dan kakinya pun lebih bebas bergerak sejalan dengan kemampuannya menggerak-gerakkan kepalanya. Ia juga mulai berlatih berguling dan mengangkat kepalanya dalam posisi tengkurap. Baru di usia 5 bulan ia bisa tengkurap sendiri.

2. Mengangkat kepala (usia 4 bulan). Di usia 2 bulan bayi Anda mampu mengontrol gerakan leher dan kepalanya. Ia dapat mengangkat kepala membentuk sudut 45 derajat dengan cara bertopang pada kedua tangannya saat usiannya 3 bulan. Di usia 4 bulan, bayi bisa mengangkat kepalanya dengan sudut lebih besar yaitu 90ยบ dalam posisi tengkurap. Kemampuan mengangkat kepalanya ini membantu melatih ketajaman penglihatannya. Ia pun mulai menengadahkan kepalanya untuk mencari Anda bila mendengar suara Anda.

Manfaat Menjemur Bayi

Saat matahari pagi mulai nongol, sebaiknya ajak bayi Anda untuk berjemur untuk menjaring vitamin D. Tapi yang perlu diingat, jangan lebih dari jam 8 pagi ya.

Sinar matahari pagi selain indah dan menyegarkan, ternyata positif untuk mendukung pementukan vitamin D di kulit bayi. Untuk itu, sebaiknya Anda rajin mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, karena saat buah hati Anda lahir sudah berbekal calon vitamin D. Nah, dengan berjemur di sinar matahari pagi, calon vitamin D tersebut akan matang sepenuhnya dan berperan penuh dalam pembentukan tulang bayi.

Selain baik bagi tulang bayi, berjemur ternyata juga mengurangi risiko penyakit ricketsia (gangguan pertumbuhan tulang). Ini sudah dibuktikan pada serangkaian penelitian di negara barat. Tapi tentunya jangan serampangan menjemur buah hati Anda, tetap cermati beberapa hal agar bermanfaat bagi bayi.

Karenanya, jangan lupa bangun pagi dan ajak bayi merasakan hangatnya sinar matahari pagi.

sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/manfaat.menjemur.bayi/001/001/902/1

Ajak Bayi Bermain Cermin

Berbagai permainan cermin ini akan melatih motorik halus dan motorik kasar bayi. Anda juga bisa lebih membangun bonding dengan si bayi. Lakukan dengan gembira!
  1. Tummy fun. Bayi senang melihat bayangannya di cermin. Letakkan dia di depan cermin, saat tummy time. Bayi akan terdorong berlatih mengangkat kepalanya sebagai tahapan persiapan untuk merangkak.  
  2. “Itu kamu, sayang!” Letakkan bayi Anda di atas pangkuan di depan cermin. Tunjukkan kepada bayi bayangannya di cermin. Sentuh bagian-bagian wajahnya sambil menunjukkan kepadanya dan menyebutkan namanya. Misalnya, “Ini hidungmu, sayang…”, “Yang ini telinga!” dan “Yang ini namanya rambut.” Sekali pun bayi Anda belum mengerti istilah yang Anda sebutkan, dia menikmati permainan ini.

Normalkah Perkembangan Bicara Anak Anda?

Jika anak sudah menginjak usia 2 tahun dan hanya bisa mengucap beberapa kata, mungkin Anda was-was. Karena saat dibandingkan dengan teman sebayanya yang sudah pintar berbicara satu kalimat, Anda merasa kemampuan bicara anak Anda masih tertinggal.

Ibu-ibu yang anak kesayangannya terlambat bicara, berusaha menenangkan diri bahwa anaknya termasuk anak yang lebih dulu pintar berjalan ketimbang bicara. Namun, jika keterlambatan bicara ini terus berlanjut, mau tak mau Anda sebaiknya berkonsultasi pada dokter ahli anak.

Pertanyaannya, apakah perkembangan kemampuan bicara anak Anda normal atau termasuk kategori lambat? Simak perkembangan kemampuan bicara anak yang normal, sesuai dengan perkembangan usia anak:

Anak sebelum 12 bulan. Anak pada usia ini, mengeluarkan suara untuk berhubungan dengan lingkungan sekitar. Walau lafal ucapannya belum jelas, tapi itulah perkembangan awal dari kemampuan bicara. Bayi pada usia 9 bulan, mereka mulai menggabungkan kata seperti “papa” atau “mama”. Sebelum 12 bulan, anak seharusnya sudah mengeluarkan suara saat menginginkan sesuatu atau saat ingin berkomunikasi. Jika bayi melihat sesuatu tapi tidak bereaksi pada suara yang muncul, mungkin kita perlu waspada jika ada kelainan pada fungsi pendengaran.

Anak usia 12-15 bulan. Anak usia ini seharusnya sudah mampu mengeluarkan satu dua kata dan mereka sudah paham artinya. Mereka juga sudah mengerti saat Anda berkomunikasi dengan satu kalimat sederhana seperti, “Ayuk kita main di luar rumah”

8 Kiat Membantu Bayi Berbicara


















Cepat atau lambat anak Anda bisa bicara, yang terpenting, awasi apakah perkembangannya kemudian berjalan sebagaimana mestinya.  
 
Seorang bayi bisa menyebutkan kata “mama” di usia 9 bulan. Sedangkan bayi lain baru bisa mengucapkannya ketika menginjak usia 2 tahun. Perkembangan bahasa pada setiap anak memang berbeda. Berikut ini pertanyaan dari para ibu tentang bagaimana membantu bayi mengembangkan kemampuannya berbahasa.

1. Haruskah saya mengajarkan anak saya bicara? Akan sangat membantu jika dalam kehidupan sehari-hari, orang tua selalu memberikan penjelasan tentang apa yang dilakukannya. Misalnya ketika sedang memakaikan anak sepatu katakan, “Sekarang Ibu akan memakaikan sepatu di kaki kirimu...”
 
2. Kapan mulai mengajarkan bayi bicara? Sebelum mulai bicara, terlebih dahulu anak melalui proses “pemahaman”. Proses ini  bermula jika proses mendengar berkembang baik, yaitu dimulai ketika janin memasuki usia 25 minggu. Pada fase terakhir kehamilan, janin dapat membedakan suara yang berbeda-beda.
 
3. Bagaimana bayi belajar berbahasa? Alam menyediakan alat-alat bantu yang mengagumkan untuk membantu bayi belajar bahasa. Contohnya, bayi memiliki perasaan yang sensitif pada ritme. Pada bahasa tertentu ada penekanan pada suku-suku kata awal sehingga ia memiliki petunjuk. Kalau suku kata ini mendapatkan tekanan berarti selanjutnya akan ada suku kata baru. Otak bayi pun akan membandingkan tekanan-tekanan dan juga kata-kata. Dengan begitu ia semakin banyak memahami dan kemudian ia bisa berbicara.

Stimulasi Bayi Bicara Sesuai Usianya














Memperhatikan tahap bicara bayi mesti ibu lakukan sedini mungkin. Tahapan ini dapat dijadikan parameter ada atau tidaknya gangguan perkembangan pada seorang anak. Tentu saja, ibu juga tak mengabaikan perkembangan lain seperti motor kasar-halus, dan sosialisasi yang juga penting  dalam menentukan optimal atau tidaknya perkembangan seorang anak.

Apalagi otak manusia pada 3 tahun pertama kehidupannya merupakan organ yang sangat pesat pertumbuhan dan perkembangannya. Di periode perkembangan pesat ini ibu dapat memanfaatkannya sebaik mungkin untuk menstimulasi anaknya. Berikut ini perkembangan bahasa bayi usia 0 – 12 bulan dan stimulasi yang tepat sesuai rentang usianya.  
  • Bayi usia 0-1 bulan. Meski di usia ini,  bayi hanya bisa menangis, ia sebenarnya sedang aktif belajar berkomunikasi. Ia sudah dapat meniru ekspresi muka dan akan menggunakan bahasa tubuh untuk memberitahu apa yang diinginkan. Walau tahu takkan mendapat jawaban, Anda sebaiknya mulai mengajaknya berkomunikasi.