Nyeri Pada Sisi Perut Kala Hamil

Nyeri pada kedua sisi perut yang Mama rasakan kala hamil adalah ‘growing pains’. Mama tidak perlu khawatir, asalkan tidak merasakan keluhan lain seperti demam, kepala terasa melayang, kedinginan, keluar cairan atau darah dari vagina,

Nyeri pada kedua sisi perut yang Mama rasakan itu adalah ‘growing pains’ sebagai akibat dari pertumbuhan rahim. Di dalam perut, rahim ditopang oleh ligamen yang terentang dari selangkangan hingga sisi perut Anda.

Semakin besar rahim Anda maka ligamen-ligamen tersebut makin teregang untuk menahan berat rahim, peregangan tersebut menimbulkan nyeri yang Mama rasakan di kedua sisi perut. Biasanya nyeri akan makin terasa jika Mama berganti posisi secara tiba-tiba. Rasa sakit bisa terasa hanya sekejap atau selama beberapa jam. (Foto: dok. Feminagroup.)
sumber : http://www.parenting.co.id/article/hamil/nyeri.pada.sisi.perut.kala.hamil/001/001/195

Mengabadikan Foto Calon Bayi

Dokumentasi kehamilan Anda kurang lengkap rasanya tanpa foto atau rekaman USG 4D. Tak hanya bisa ‘mengintip’ raut wajah bayi Anda sebelum ia lahir, teknologi USG 4D juga memungkinkan Anda merekam gerakan-gerakan janin, seperti menghisap ibu jari, menendang, memukul, ngulet, dsb.  Para dokter kerap menyebutnya sebagai live 3D atau 3D real time.

Sebenarnya, manfaat USG 4D jauh lebih canggih daripada sekadar melihat wajah calon bayi Anda. Di usia kehamilan 11-14 minggu, USG 4D bisa mengidentifikasikan kelainan janin hingga 85 persen, seperti mengidentifikasi down's syndrome dan kelainan kromosom lain, serta kelainan jantung bawaan dini.

Kemudian di usia 18-22 minggu, USG ini mampu mendeteksi kelainan janin struktural. Dan di usia 28-32 minggu, mampu mendeteksi kelainan pertumbuhan janin, kelainan letak janin, letak plasenta, tali pusat, jumlah air ketuban, profil biofisik janin, kelainan organ janin yang baru tampak pada usia kehamilan lanjut (seperti otak, ginjal, dll), serta kelainan letak tulang bayi.

Manfaat Buah Naga Untuk Calon Mama


Tak banyak yang tahu bahwa buah eksotis berwarna merah ini punya banyak manfaat untuk kehamilan. Apa saja manfaat buah naga?

• Kandungan utama buah naga adalah vitamin C, asam folat, karoten, dan serat, yang semuanya sangat dibutuhkan oleh wanita hamil.

• Buah naga juga mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi tambahan untuk calon mama yang biasanya mudah lelah.

• Kandungan kalsium di dalamnya juga penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi mama serta calon bayi.

• Protein, zat besi, dan potassium, semuanya membantu tubuh meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.

• Seperti buah tropis lainnya, buah naga mengandung fitokimia, sejenis antioksidan yang melawan penyakit.

• Vitamin B1 dalam buah naga diperlukan untuk membantu pertumbuhan janin, melancarkan pencernaan, membantu penyerapan protein, dan mengubah karbohidrat menjadi energi. Kekurangan vitamin ini dapat membuat calon mama mudah merasa lelah dan mengalami konstipasi.
sumber : http://www.parenting.co.id/article/hamil/manfaat.buah.naga.untuk.calon.mama/001/001/201

Musik Yang Mencerdaskan Tak Hanya Mozart

Pernah mendengar istilah Mozart Effect? Menurut istilah itu, bayi yang diperdengarkan beberapa komposisi karya Mozart  bisa jadi cerdas. Begitu fenomenalnya Mozart Effect hingga banyak orang tua yang memperdengarkan musik karya Mozart pada bayi, bahkan sejak dalam kandungan. Padahal penelitian tentang efek memperdengarkan musik Mozart pada balita apalagi bayi, belum pernah dilakukan.

Penelitan mengenai hal tersebut pertama kali dilakukan pada 1993 untuk mengukur efek dari mendengarkan musik Mozart terhadap penalaran spatial, bukan untuk mencari tahu apakah mendengarkan musik Mozart bisa membuat pintar. Objek penelitian yang dilakukan oleh Rauscher, Shaw, dan Ky juga bukan anak-anak apalagi bayi, melainkan mahasiswa.

Hasil penelitian tersebut memang menunjukkan, mendengarkan musik Mozart bisa meningkatkan kecerdasan spatial yang sifatnya hanya sementara. Namun, hasil penelitian tersebut kemudian disalahpahami. Yang benar adalah,  tempo musik yang teratur memberi pengaruh sama seperti meditasi. Tempo yang menenangkan, membuat anak merasa tenang dan bahagia. Sebaliknya tempo musik yang  terlalu cepat dan keras membuat anak tidak nyaman.

Ajak Janin Menikmati Musik

Anda tak perlu menunggu hingga bayi Anda lahir untuk ikut menikmati musik. Anda juga bisa memberikan rangsangan lain agar janin Anda lebih aktif dengan memberi sentuhan atau permainan cahaya. Menurut hasil riset Dr. Chapman J. S. dari New York University, AS, janin mulai bisa mendengar di usia 26 minggu, atau trimester ke-3. Cairan amnion adalah sarana penghantar gelombang suara yang baik bagi janin, sehingga rangsangan suara dari sekeliling maupun dari luar rahim, dapat didengarnya. Tetapi riset tersebut juga membuktikan, jenis musik yang membuat ibu relaks, belum tentu memiliki efek yang sama bagi janin. Suara yang menenangkan janin adalah yang berirama teratur, atau kira-kira seperti suara detak jantung ibu yang biasa didengarnya.

Ajak bermain dengan…
  • Memutarkan aneka jenis musik kepada janin, disarankan musik tersebut memiliki rentang nada cukup lebar, mulai nada rendah hingga tinggi.
  • Mengajak janin berbicara dengan berbagai intonasi.
  • Memainkan alat musik, misalnya piano atau gitar
Rangsang sentuhan dan rabaan. Pada usia kehamilan 16 minggu janin akan bereaksi terhadap sentuhan, rabaan atau tekanan yang mengenai perut ibunya.  Reaksi yang paling sering ia tunjukkan, menurut riset Dr. J. Atkinson dan Dr. O. Braddick dari Universitas London, Inggris, adalah dengan gerakan mengisap jempolnya.

Ajak bermain dengan…
  • Mengusap-usap bagian perut yang menonjol akibat tekanan tubuh janin.
  • Mengetuk-ngetuk perut dengan hitungan dan tunggu sampai janin membalas ketukan Anda dengan gerakan yang dilakukannya. Misalnya, dengan menendang, menunjukkan kaki atau tangannya ke permukaan perut.
  • Menekan bagian perut yang menonjol karena tekanan kaki atau tangan janin. Biarkan janin membalas dengan menunjukkan tonjolan di bagian lain perut Anda.

Ternyata Musik Positif Bagi Jantung

Tim peneliti dari Italia dipimpin Dr. Luciano Bernardi menemukan manfaat musik bagi kesehatan jantung. Konon denyut jantung rata-rata, tekanan darah, dan kecepatan napas dapat berfluktuasi mengikuti irama musik. Semakin cepat irama musik, makin cepat pula kerja ketiga sistem tubuh tersebut. Begitu juga sebaliknya, tubuh akan melambatkan kecepatan kerja berbagai sistemnya apabila musik yang didengarkan berirama lambat.

Kecepatan bernapas. Orang-orang yang biasa mendengarkan musik memiliki kecepatan bernapas rata-rata serta denyut jantung yang lebih lambat dan tenang dibandingkan kelompok yang tidak mendengarkan musik. Tubuh kelompok pertama juga mampu merespon dan mensinkronkan diri dengan perubahan irama dan ritme. Selain terlatih untuk relaks sebagai reaksi terhadap jeda diam. Alhasil, tubuh dan jantung mendapat kesempatan beristirahat.

sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Keluarga/Gizi+dan+Kesehatan/ternyata.musik.positif.bagi.jantung/001/001/721/2

7 Keajaiban Balita

Ada sejuta ulah anak balita. Ayahbunda pilihkan 7 yang paling ajaib, beserta rahasia di baliknya.
  1. Penjelajah Ulung. Semua benda di rumah menjadi obyek penjelajahan dan sasaran rasa ingin tahu balita. Bahkan barang-barang yang tanpak “tak bermutu”, seperti kotak sabun, plastik bekas, dan botol air mineral, dianggapnya harta karun.
  2. Meniru. Orang yang lebih besar, entah itu ayah, ibu, atau kakak, adalah panutan balita. Sebagai “fans berat”, ia akan meniru segala sesuatu yang dilakukan idolanya. Entah itu menggosok gigi, menyisir rambut, memakai lipstik, bahkan bercukur!
  3. Main Pura-Pura. Bukan hanya sibuk menjelajahi dunia luar, balita juga asyik menjelajahi alam pikirannya sendiri. Inilah saatnya dia bermain dengan imajinasi. Jangan buang kardus bekas pembungkus barang elektronik, karena itu bisa menjadi bahan pembuat kapal perang atau kereta kencana.
  4. Hobi mengulang-ulang. Balita bisa minta dibacakan buku cerita yang sama 350 kali tanpa bosan sedikit pun. Atau, menceritakan lelucon yang sama berulang kali sembari tertawa terbahak-bahak. Padahal, telinga Anda sudah merah lantaran mendengarnya berulang-ulang.  
  5. Melompat-lompat. Jangan heran bila balita menjadikan berbagai macam benda landasan melompat; kasur, lantai, paving-block di taman, hingga anak tangga!
  6. Menemukan kata-kata baru. Bruk! Dor! Gedebuk! Wuss! Coba ucapkan kata-kata itu di depan bayi. Pasti dia tersenyum. Kalau diucapkan di depan balita? Dia bisa tertawa terbahak-bahak sampai berguling-guling di lantai.
  7. Bertanya terus. Pertanyaan yang diajukan terus tanpa kenal lelah, ciri khas balita dari belahan dunia mana pun. Mulai dari pertanyaan kritis dan membuat kita takjub. 
sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Balita/Psikologi/7.keajaiban.balita/001/007/1058/2