Mitos dan Fakta Operasi Caesar
MITOS YANG KELIRU
- Sekali caesar tetap caesar.
Hal ini tergantung kondisi kehamilan dan janin. Mitos sekali caesar
untuk selamanya berasal dari tindakan bedah caesar cara lama yang
“mengiris” perut serta rahim secara vertikal. Irisan ini memang membuat
ibu hamil rentan mengalami perobekan pada rahim saat mengejan pada
proses persalinan normal.
Saat ini, sayatan perut dan rahim lebih sering dilakukan secara horisontal. Ini lebih “aman” bagi rahim. Maka setelah menjalani caesar pada kelahiran pertama, seorang ibu bisa saja melahirkan normal pada kelahiran berikutnya, sepanjang kondisinya memungkinkan. - Boleh bebas diminta. Harusnya,
dokter mengambil tindakan bedah caesar dengan pertimbangan keselamatan
ibu dan janin. Bila tidak ada indikasi medis, lebih baik melahirkan
lewat jalan normal, yang jauh lebih aman, singkat prosesnya, serta masa
penyembuhannya lebih cepat.
Tindakan pembedahan termasuk caesar bukan tak berisiko. Kemungkinan terjadinya komplikasi selalu ada. Baik dari segi anestesi (pembiusan) maupun bedahnya sendiri.